RSS

Study Tour Hari Ke- 4

02 Sep

Hari keempat, waktunya berpisah dengan Jogja. Hiks… (BGM : Waktu terasa semakin berlalu tinggalkan cerita tentang kita…) Dengan berat hati, kukemas pakaianku kedalam koper. Huhu.. kupandangi bangunan cream minimalis itu untuk terakhir kalinya. Walau bukan tergolong mewah, tetapi hotel itu sudah memberikan kenangan tidak terlupakan. Hwaaa… huhuhu…. *termewek-mewek*
onion-emoticons-set-2-121


We took our last picture.
Hwa…. jadi makin sedih. Setelah ini, tempat terakhir di Jogja yang akan kami kunjungi adalah Museum Keraton dan Candi Borobudur, kemudian bis akan melaju ke Jakarta lalu pulang ke Lampung.

Aaaa.. tidaaaak… mengapa begitu cepat???? But, life must go on. (Cieeeh..)
onion-emoticons-set-2-52

Setelah semua anak merapikan koper dan barang bawaannya di bis, kami pun check out dari hotel dan pergi ke Museum Keraton.

*******


Teng.. tung.. teng.. (BGM : Keraton theme) Kita sampai di Keraton! 😀

Disana, keadaan sangat ramai dan sesak. Lebih dari 5 sekolah mengadakan observasi di tempat itu, bersamaan dengan sekolah kami. Cukup lama kami menunggu, sampai akhirnya diizinkan masuk ke dalam museum.


Sedang menanti giliran . . . ckckck..

Kami ditemani oleh seorang Guide Tour Keraton yang menjelaskan benda-benda dan kejadian-kejadian bersejarah yang ada disana.


Didalam museum…

Lagi asyik-asyik foto objek, tiba-tiba Vikri, Rani, Tiara dan Arum minta foto bersama dengan turis dan abdi yang ada disana. Waduh.. padahal ane lagi kagak mood ngambil foto turis. Tapi ya udahlah, pengen ngeksis juga sih, hehe… Cukup lama kami berputar-putar mencari turis, akhirnya kami memutuskan untuk berfoto dengan abdi yang ada dulu.


Div@nsa and abdi Keraton. . . 😀

Setelah itu, kami bertemu dengan rombongan kami yang sempat terpisah. Ternyata disana kami bertemu banyak turis dan sempat berfoto bersama.


The boys and tourist…


The girls and tourist…


Crazy fans and tourist.. wkwkwk..

Puas foto dengan turis, kami keluar dari Museum Keraton dan kembali ke bis. Setelah semua anak lengkap, bis kami melaju ke Candi Borobudur.

Kami sempat makan siang di salah satu restoran yang memiliki konsep alam. Restoran itu benar-benar terasa seperti area outbond. Hehe..

Dari makan siang kami melanjutkan perjalanan cukup jauh dan melewati jalur perbukitan yang berkelok-kelok dan menanjak. Disisi kanan kiri jalan banyak terdapat lembah dan sawah bertingkat. Benar-benar pemandangan yang indah. XD

Akhirnya kami sampai di Candi Borobudur. Sebelum masuk, kami diminta mengenakan sarung batik terlebih dahulu, baru diizinkan menanjak ke atas candi. Fuh… jauh euy! Kaki udah pegel duluan, padahal nanjak tangga aja belom.


Aw… aw.. gile.. jauh beuuudd.. (alay.com) wkwk..

Sampai di depan mulut tangga. Aku melongo melihat tangga yang menjulang panjang. Puluhan atau bahkan mungkin ratusan orang berdesakan menaiki tangga menuju puncak candi.

Omegat… tamat riwayat gue. Untungnya aku tidak sendiri, ada Itsna yang sejak awal berjalan bersamaku, kami berdua pun menanjak sampai ke tingkat pertama candi. Disana kami bertemu dengan Syaiful, Abid, Alfian, Dimas, dan Nopri.


Pose Power Ranger… 😀

Akhirnya rombongan ditambah kelima mahluk itu. Berbeda dengan orang-orang yang lewat jalur depan, kami memilih lewat sisi sebelah kiri candi. “Lebih sepi,” ujar Syaiful diikuti anggukan setuju keempat temannya.


Jalur rahasia yang kutemukan permisahh..! *lebay kumat* wkwk..

Kembali ke candi.. ehem, jadi… Kami naik ke tingkat 2, dan belum sampai lima menit naik ke tangga berikutnya, Abid and the gank langsung memasang pose mengamati corak di dinding candi dan memberi isyarat untuk.. diabadikan. . =_=


The national treasure.. new edition..

Setelah meneriaki adegan berbahaya yang kulakukan (aku ngambil foto dengan menaiki salah satu kepala singa) sampe ditegur tukang-tukang yang lagi ngerenovasi candi, akhirnya kami naik ke lantai 3.


The journey still continue…

Relief yang terdapat di sekeliling candi… an amazing treasure.. hope I can understand what their said from these relief..

Singkatnya, sampai di puncak candi, aku bertemu dengan temanku Winda yang sedang berfoto dengan turis. Aku pun tidak mau ketinggalan mengabadikan momen tersebut.


Moment with tourist…


Ini dia… puncak candi.. mwahaha.. 😀

Yak, agenda poto-poto udah berakhir. Setelah muter-muter di lantai terasas dan kaki mulai terasa cenat-cenut. Akhirnya aku dan Itsna memutuskan untuk pulang duluan. Mengingat lokasi parkir yang cukup jauh juga. Kami pun kembali menuruni candi yang jumlah anak tangganya.. entah deh, kagak ane itung. Wkwkwk…

Kami berhasil sampai ke bawah. But, wait…! Kita kesasar! Dimana bisnya?! Oh, no! Keramaian di candi Borobudur luar binasa sekaliiii… kami sampai lupa arah. Untung Itsna gak buta arah. Gak kebayang kalo aku tadi turun candi sendiri.

onion-emoticons-set-2-127

Alhamdulillah… nyampe juga di bis. GUE TEPAR! GILE! DI SINI CAPEK BANGET!!!! Hufh… sambil menunggu anak-anak yang lain turun dari candi, aku keliling di sekitar penjual yang deket sama bis. Terus, belanja aksesoris dikiiiiit… hehe..

Well, semua anak udah balik. Kita siap melanjut ke Jakarta! Yeeeyy…. huhu… (lho?)

 ******

Perjalanan kembali memakan waktu sampai 8 jam.


Perjalanan ke Jakarta.

Malam hari di bis. Komplain kembali merajalela takala daku menghidupkan AC, sementara yang laen udah menggigil kedinginan. Untuk menangkan kaum demonstran di bis 1, akhirnya kami disetelin pilem (entah tusuk entah pelet..) pokoknya Jelangkung gitu judulnya..

Yang laen jerit-jerit gaje, aku ketawa ketiwi. Akhirnya aku yang tidur duluan. Wkwkwk.. Yowes, wassalam.. sampai bertemu di TMII, Jakarta. Aseek…
onion-emoticons-set-2-136

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 2, 2012 in Jalan-Jalan, Sekolah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: