RSS

Kenapa IPB???

11 Mar

My Art 10

Gak pernah ada alasan spesifik, kenapa aku milih IPB sebagai tempat melanjutkan pendidikan. Seperti kebanyakan kecelakaan di dunia pendidikan lainnya, aku masuk ke IPB juga sesuatu yang enggak terprediksikan.

Dari ujung leluhur sampai keluarga-keluarga dekat –bahkan tetangga, semua mengira aku bakal masuk Kedokteran. Entah itu swasta atau pun negeri. Pokoknya DOKTER. Tapi memang dari dulu aku enggak sreg sama profesi yang berhubungan dengan ‘kemanusiaan’. Selain karena aku rada cuek, aku juga bukan tipe penghibur yang punya senyum manis. Jadi profesi yang berhubngan dengan pelayanan masyarakat, agaknya aku kurang berbakat disana.

Sebagian orang bilang, aku cocok dengan profesi yang banyak jalan-jalannya. Aku setuju dengan pernyataan itu. Tapi saran untuk masuk Pariwisata langsung aku tolak. Sekali lagi, aku enggak pandai beramah tamah dan senyumku lebih tepat dikatakan seringai. Makanya aku banting setir ke dokter hewan.

Kita enggak diwajibkan punya senyum simpatik disini, yang penting, binatang itu nyaman sama kita. Tapi aku lupa kalo kapasitas otakku enggak memadai untuk level yang ada gelar ‘dokter’nya. Jadi berturut-turut, dari SNMPTN sampe SBMPTN aku enggak keterima di prodi ini. -_-

Frustasi mau melanjut apa dan kemana lagi… akhirnya aku berkeliling Jakarta karena ikut tes mandiri sana-sini. Sebagian karena ingin memenuhi keinginan orang tua (nyoba tes Kedokteran –walau aku tau pasti gak keterima), sebagian karena pengen jalan-jalan.

Sampai di kemudian hari, aku mendaftar mandiri IPB. Gak pengen masuk ke lobang yang sama untuk ketiga kali, akhirnya aku membelokkan haluan ke kehutanan. Pilihan pertama Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata (karena mata kuliahnya banyak yang berhubungan ma binatang), dan kedua Proteksi Tanaman (banyak serangganya.. aku suka serangga ^_^).

Dan setelah mengikuti rangkaian tes, akhirnya hasil keluar dan.. voila.. ane keterima di KSHE chiiin~ Wkwk… (alay kumat).

Sampai detik ini, setelah satu semester aku jalani, aku tau kenapa aku enggak ditakdirkan di profesi kedokteran hewan atau pun proteksi tanaman. Pertama, materi kuliah dokter hewan itu padaaat banget.. bukunya tebel-tebel dan banyak pake bahasa Inggris.. kuliahnya paling rajin sampe Sabtu.. -_- (aku mana betah kuliah padat kayak gini). Kedua, ternyata proteksi tanaman tu enggak maen sama serangga mulu, ada kalanya aku harus bercengkrama dengan kimia (kyaaaa.. tidak! No chemistry agaiiiin~ anti-kimia-forever) =_=

Jadi, begitulah bagaimana nasib mempertemukanku dengan IPB dan Kehutanan. Tidak romantis emang, apalagi dramantis dan inspiratif. Wkwk.. cukup apa adanya.

Oke, sekian buat posting kali ini… thanks for read! ^_^

FIN

 

 

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 11, 2014 in Kuliah

 

6 responses to “Kenapa IPB???

  1. Muhammad Muhsonef EL Wanasaby

    Mei 2, 2014 at 11:41 am

    keren, ALLAh emang selalu adil pada hambanya.

     
    • Eternity Stories

      Mei 2, 2014 at 11:58 am

      Allah tahu skenario yang terbaik untuk hamba-Nya.. 😀

       
  2. agry Nugraha

    Juni 19, 2014 at 3:39 pm

    ka kalo masuk UTM byranny sma gk dgn lewat SBMPTN?

     
    • Eternity Stories

      Juni 23, 2014 at 1:24 am

      sama kok.. 🙂
      UTM, SBMPTN, SNMPTN biayanya sama semua..

       
      • Angga Arya

        Mei 9, 2016 at 11:52 pm

        Thx infonya gan

         
      • Rin Lawliet

        Mei 25, 2016 at 1:58 pm

        Sama-sama 🙂

         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: